Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Peserta acara tersebut berjumlah sekitar 110 orang, yang terdiri dari 30 dosen dari FKIP UMK dan 80 guru sekolah mulai jejang SD, SMP, dan SMA di Kudus dan sekitarnya yang menjadi mitra Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) FKIP Universitas Muria Kudus.

Sumar yang merupakan Ketua Lesson Study membawakan materi berjudul, Cultural Value & Institutionalisasi untuk Sustainability Lesson Study. Sedangkan Dr. Asep Supriatna menyampaikan materi tentang Lesson Desain.

Lesson Study Learning Community (LSLC) dapat meningkatkan mutu pembelajaran apabila dilakukan secara serius dan konsisten. Keberhasilan LSLC dapat dilihat pada pembelajaran sehari-hari yang bermutu. Seorang dosen / guru jika semakin sering mengobservasi pembelajaran secara serius maka akan semakin terlatih mata dan telinga kita melihat dan mendengar kesulitan belajar,  untuk merefleksi dan membantu mahasiswa atau siswa tersebut dengan memfasilitasi untuk saling belajar,” kata Sumar.

Asep menjelaskan bahwa dalam mengembangkan Lesson Design (PLAN) nama metoda atau  model pembelajaran  tidak terlalu penting, yang penting adalah siswa terlibat berpikir kritis, berkolaborasi, berlatih kreativitas dan berkomunikasi yang baik dengan yang lainnya. 

Seorang pendidik entah itu dosen atau guru perlu mengembangkan lesson design yang berpusat pada mahasiswa atau siswa agar mereka lebih bisa berkolaborasi, berkomunikasi, dan berlatih berpikir kritis.
Kedua dosen dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) itu, pada hari pertama, selain menyampaikan materi juga melakukan pendampingan untuk pembentukan kelompok lesson study bagi dosen, dan kelompok lesson study guru sekolah bertempat di gedung Pascasarjana UMK. Dalam kelompok diskusi itu peserta dilatih menyusun rencana pembelajaran dan mempersiapkan Open Class.Pada hari Kedua, dilakukan Open Class di SMA 1 Bae Kudus oleh Rokhis Setiawati, sedangkan Open Class yang kedua dilakukan di SD 1 Panjang oleh Tri Wahyuni. Saat kedua guru tersebut mengajar, semua peserta workshop melihat dan memperhatikan kedua guru tersebut mengajar di belakang dengan berdiri. Setelah itu dilakukan evaluasi.Dr Sri Utaminingsih selaku ketua panitia menyatakan bahwa tujuan diadakannya acara lesson study adalah sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran secara terus menerus baik di lingkungan FKIP UMK maupun di sekolah.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler