Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Para pimpinan yang hadir dalam kesempatan itu, antara lain Rektor Dr Suparnyo, Wakil Rektor III Rochmad Winarso, Wakil Rektor IV Dr Subarkah, Dekan Fakultas Teknik Mohammad Dahlan, dan Dekan Fakultas Ekonomi Dr Mohammad Edris.

Para dosen dan pegawai perempuan pada peringatan Hari Kartini ini, juga nampak berbeda dari biasanya. Tidak mengenakan seragam atau busana kerja, melainkan mengenakan kebaya khas Jawa, yang menambah anggun nan rupawan.

Ketua PSG UMK, Dr Sri Utaminingsih mengatakan, peringatan Hari Kartini tahun ini memang digelar secara sederhana. Dengan meneguhkan komitmen bersama Mewujudkan Keadilan dan Kesetaraan Gender serta Kampus Berbasis Kearifan Lokal.

‘’Semangat Kartini semoga terpatri dalam sanubari kita semua. Kartini berjuang tidak hanya untuk kaum perempuan, namun untuk bangsa ini, untuk laki-laki maupun perempuan,’’ katanya dalam peringatan yang diikuti pula oleh para mahasiswa.

Suparnyo memberikan apresiasi positif atas penyelenggaraan peringatan Hari Kartini ini. Dia menyebut Kartini memiliki peran yang sangat besar dalam memperjuangkan kesetaraan di tanah air.‘’Saat ini, diskriminasi di Indonesia semakin terkikis. Persamaan hak dan kesetaraan gender menjadi fakta yang tidak bisa diingkari. Laki-laki dan perempuan itu sama, maka perempuan jangan minder dengan laki-laki,’’ tegasnya di depan para mahasiswa, dosen dan karyawan  yang hadir.Suparnyo bahkan mengemukakan, yang tidak boleh dilupakan dari Kartini, adalah ia tidak membeda-bedakan seseorang apakah dari kalangan bangsawan atau bukan. ‘’Kartini memandang semua orang itu sama. Ini juga sifat yang perlu kita teladani,’’ tuturnya. Suparnyo mengakhiri sambutannya dengan membaca puisi ‘’Putri Ksatria’’ karya Pauline Angelina.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler