Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hujan deras yang mengguyur Blora sejak Minggu siang membuat pertandingan yang dipimpin wasit Hadi Suroso asal Semarang, tak berjalan maksimal. Sebab kondisi lapangan penuh genangan air.
Serangan demi serangan coba diluncurkan oleh kedua tim. Persikaba sempat unggul dahulu di menit 23. Yakni dari gol yang dihasilkan pemain nomor punggung 7 Deka Israj melalui tendangan bebas. Pemain belakang Persiku tidak bisa menepis bola. Begitu juga dengan kiper Nico Wahyu Aditya. Kedudukan 1-0 untuk Persikaba.
Tertinggal satu kosong tidak membuat Persiku Kudus patah arang. Mantan finalis Liga Nusantara 2016 ini langsung berbalik melakukan serangan. Peluang pertama Persiku membentur gawang Persikaba. Tak berselang lama tendangan kaki Doni Pamungkas kembali mengenai mistar gawang Persikaba namun bola berhasil ditendang kembali oleh Moh Idris pemain nomor punggung 6 dan melesat ke dalam gawang.
Kedudukan berubah menjadi 1-1 di menit 30. Hingga akhir babak pertama tidak ada gol tambahan.
Memasuki babak kedua, tim terus melakukan serangan mengingat kedudukan imbang 1-1. Persikaba yang belum pernah meraih kemenangan berusaha ngotot menyerang ke gawang Persiku. Namun serangan itu belum maksimal, menyusul digantinya kapten kesebelasan Andri Mulyono Jati yang mengalami cedera kaki. Andri keluar lapangan di menit ke 59 dan digantikan pemain cadangan Ryki Fuad.
Pascakeluarnya Andri, serangan Persikaba semakin menurun. Dengan kedudukan imbang 1-1 itu, Laskar Arya Penangsang tidak memiliki banyak peluang untuk menendang bola ke gawang Persiku. Justru serangan Persiku yang semakin keras ke daerah pertahanan Persikaba.
Masuknya Agus Wuryadi di menit 69 menggantikan Ryan Ardiyanto dan Medi Setiawan menggantikan Mayong Nugroho di menit 78, membuat daya gedor tim asuhan Hidayat ini semakin besar. Serangan terus diluncurkan hingga pertandingan babak kedua memasuki menit menit terakhir.
Sempat berhasil menahan serangan Persiku, namun sayangnya pertahanan Persikaba di menit terakhir goyah. Sehingga di menit 89 Medi Setiawan sang pemain pengganti berhasil mencetak gol kemenangan untuk Persiku. Tendangan Medi gagal ditangkis kiper Aris Setiawan, sehingga Persiku unggul 1-2.
Dengan hasil ini tim kebanggan Kabupaten Blora tidak beranjak dari dasar klasemen. Dari 4 pertandingan yang dilakoni, Persikaba hanya berhasil meraih poin satu dari hasil imbang 0-0 menjamu Persis Muda Gotong Royong Surakarta pekan lalu. Sementara di pertandingan tandang lainnya yang telah dilakoni melawan Persab Brebes kalah 1-0, dan melawan Persikama Magelang kalah 2-0.
Supriyanto pelatih Persikaba Blora menyayangkan gol terakhir Persiku tercipta karena pemain asuhannya tidak fokus. Ia menyatakan akan melakukan evaluasi tim guna menatap laga selanjutnya melawan Persikama Kabupaten Magelang, 7 Mei mendatang di Stadion Kridosono.
- Persiku Kudus 4 2 2 0 5-1 8
- Persis Muda GR Solo 4 2 2 0 4-1 8
- Persikama Magelang 4 2 0 2 5-6 6
- Persab Brebes 4 1 1 2 3-5 4
- Persikaba Blora 4 0 1 3 1-5 1
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



