Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Dari perhitungan, ada kebutuhan anggaran sebesar Rp 13 miliar untuk menutup biaya sekolah gratis, dari alokasi anggaran yang telah dikucurkan Pemprov Jateng untuk SMA sederajat di Kabupaten Kudus,” kata Eko di Kudus, Selasa (25/4/2017).

Menurutnya, dampak dari itu semua adalah wali murid masih harus menanggung biaya sekolah anaknya.  Padahal program sekolah gratis hingga 12 tahun merupakan salah satu program pemkab setempat.

Pihaknya tengah menyurati Pemprov Jateng menanyakan apakah bisa mengalokasikan anggaran untuk sekolah tersebut. Hanya, skenario anggaran yang dikucurkan bukan berupa hibah. Pemkab Kudus menyiapkan anggaran berupa bantuan sosial (bansos) untuk para murid  atau bea pelajar kurang mampu. Hanya, bansos umumnya dialokasikan untuk warga kurang mampu.
Jika memang pemprov mampu mengkaver anggaran untuk program sekolah gratis, maka pemkab tak perlu mengalokasikan anggaran tersebut.Wakil Ketua DPRD Kudus Ilwani mengatakan, pihaknya mendukung langkah Pemkab Kudus untuk merealisasikan pendidikan gratis sampai SMA.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler