Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kali ini berupa pertunjukan kolaborasi antara musik tradisi dan modern, serta diskusi dengan menghadirkan tema “Harmonisasi Bunyi” di Auditorium Universitas Muria Kudus, Kampus Gondangmanis, Bae, Kudus, akhir pekan lalu.

Fasbuk edisi bulan ini mengangkat kolaborasi antara musisi seni tradisi Terbang Papat serta gitaris. Terbang Papat merupakan kesenian tradisional dari kota Kudus. Musik Terbang Papat terdiri dari alat musik Telon, Kemplong, Lajer dan Salahan serta Jidur yang menghasilkan irama rancak dan komposisi yang sangat khas. Melalui kegiatan ini, kelompok Mushlihul Wildan (salah satu grup Terbang Papat di Kudus) tampil membawa misi melestarikan kekayaan budaya bangsa.

Pertunjukan semakin menarik dengan hadirnya Budi Kentos, seorang gitaris dari kota Kudus yang akan berkolaborasi dengan grup Terbang Papat. Di sela-sela pertunjukan akan diadakan ngobrol bersama dengan narasumber Qomarul Adib, salah satu aktivis dan pemerhati Budaya.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler