Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kegiatan ini digelar Selasa (16/5/2017) kemarin. Beberapa waktu lalu, desa ini menjadi salah satu tempat yang terdampak banjir cukup parah. Warga sempat terisolasi karena kampungnya dikepung banjir.

Lokasi desa yang cukup jauh dari fasilitas kesehatan, membuat banyak warga yang malas untuk berobat. Oleh karenanya, Sri Wulan menggelar pengobatan gratis dengan kerjasa sama Dinas Kesehatan Kabupaten Pati.

Pengobatan gratis yang dilakukan di aula PKK Desa Ngastorejo itu sengaja digelar pada siang hingga sore hari, karena menyesuaikan waktu kerja warga di desa itu yang rata-rata petani.

”Di sini memang ada puskesmas keliling. Namun datangnya kadang di waktu yang tidak tepat, pagi hari saat warga sedang bekerja di sawah. Kalau sore seperti ini kan warga sudah pulang,” kata politisi Partai Gerindra itu kepada MuriaNewsCom.

Hal itu terbukti, dengan banyaknya warga yang berbondong-bondong untuk memeriksakan diri dalam pengobatan gratis. Bahkan sejumlah lansia juga terlihat ikut antre. Tak hanya pemeriksaanya saja yang gratis, warga juga mendapatkan obat yang diresepkan dokter secara gratis.

Dalam pengobatan gratis itu, keluhan yang paling banyak ditemui adalah masalah gula darah, yang membuat warga menjadi cepat pusing. Keluhan ini selama ini oleh warga terkesan diabaiakan, dan warga enggan berobat ke puskesmas, lantaran warga menganggap obat dari puskesmas kualitasnya tak bagus.Sri Wulan mengaku kaget dengan penuturan warga ini. Dan ini menurutnya harus menjadi bahan koreksi kepada dinas terkait, untuk menyosialisasikan tentang pelayanan puskesmas, termasuk obat-obat yang diberikan.”Saat berdialog dengan warga muncul keluhan dari warga seperti itu. Sehingga mereka rada enggan berobat ke puskesmas. Ini harus jadi perhatian kita bersama,” ujarnya.Anggota dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) III Jateng (Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan) ini menyebut, pengobatan gratis ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan warga setelah terdampak banjir beberapa waktu lalu. Selain itu untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada warga Ngastorejo.Dalam kesempatan tersebut, Sri Wulan juga membagikan susu dan biskuit kepada anak-anak di Desa Ngastorejo. Ia juga memberikan sosialisasi kepada warga terkait jajanan berbahaya yang bisa dikonsumsi anak-anak.Editor : Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler