Fasbuk Membedah Berita Hoax dengan Cerdas dari Sudut Kampus UMK
Kholistiono
Sabtu, 20 Mei 2017 23:30:30
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Demikian disampaikan salah satu narasumber dari Redaktur Budaya MuriaNewsCom, Akrom Hazami, saat kegiatan diskusi Hoax Hoex Hoam. Judul tema yang diangkat Forum Apresiasi Sastra dan Budaya Kudus (Fasbuk) itu menghangat saat kegiatan yang digelar di Universitas Muria Kudus (UMK), Sabtu (20/5/2017) malam.
“Masyarakat rupanya sangat minat dengan berita palsu atau hoax yang ada. Diam-diam, mereka terus mencari berita hoax. Itulah di antara hal yang memicu hoax tumbuh subur. Meski itu meresahkan,” kata Akrom.
Menurutnya, berita palsu itu tak akan menyebar jika warga sadar kalau itu tak benar. Ironisnya, warga korban berita hoax justru ikut menyebarkan. Kondisi yang massif itulah yang membuat berita palsu menjamur.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



