Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Andung merupakan sopir mobil Toyota Kijang warna biru K 9085 CE. Saat itu Andung mengantar empat orang ke rumah kakek mereka di Desa Kemiri. Perjalannya sampai di lokasi Minggu (21/5/2017)malam.

Andung di hadapan polisi mengaku, dia dapat orderan mengantarkan warga dari Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur ke Blora. Pada Minggu malam, Andung berhasil sampai ke Desa Kemiri. Para penumpang berjumlah empat orang turun ke rumah kakek.

Sedangkan Andung menunggu di depan rumah kakek mereka. Karena mereka belum bayar. Begitu azan subuh berkumandang, Andung tersadar jika tidak berdiri di depan rumah, melainkan di dekat pohon mangga. Ternyata rumah itu tak ada. Mobilnya juga hampir ke jurang.Kapolsek Jepon, AKP Joko Priyono, Selasa (23/5/2017) mengatakan,  sementara keterangan dari sang sopir yang didapatkan tidak ada unsur mengada-ada. Meskipun saat ditanyai masih dalam keadaan bingung, karena syok. “Bukan karena efek minuman keras, karena kondisi sopir juga normal, juga tidak tercium aroma miras dari bau mulut sopir," tegas dia.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler