Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Beragam pertanyaan dari siswa diajukan kepada Masan.  ”Seperti bagaimana membuat peraturan undang – undang atau perda, cita – cita saya waktu kecil dan lainnya,” kata Masan.

Masan mengaku senang dengan kehadiran mereka. Karena hal ini menjadi salah satu pengetahuan dan wawasan yang baru bagi mereka. Setidaknya mereka menjadi tahu, akan fungsi dari legislatif.

Selama ini, lanjut dia, mereka hanya mendengar tentang anggota dewan dari guru, namun dengan datang langsung ke gedung DPRD, maka mereka akan mendapatkan pemahaman terkait legislatif. Karena selain eksekutif yang mungkin mereka kenal, ada juga legislatif yang baru saja mereka kunjungi.

Menurut Kepala MI Al – Tanbih Chotimatul Mardliyah, kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kartini yang ke-138. “Pihaknya sengaja anak – anak mulai KB, RA dan  Mi Al – Tanbih diajak berkunjung ke gedung DPRD Kudus,” katanya.

Tujuannya agar mereka lebih mengenal tentang gedung DPRD serta seluruh perangkatnya. Selama ini mereka hanya mendengar dan sekedar melihat gedung DPRD Kudus. Namun mereka belum pernah sekalipun masuk kedalamnya atau bahkan bertemu dengan anggota dewan.Kunjungan sebagai bentuk pengetahuan baru dan pembelajaran bagi mereka.  Sementara itu, sesampainya di halaman gedung DPRD Kudus, sebanyak 50 siswa MI Al-Tanbih menampilkan drum band yang mana rencananya drum band ini akan tampil dalam lomba se Jawa Tengah di Semarang pada bulan Mei mendatang.Setelah itu, kelas 4, 5 dan 6 sebanyak 200 siswa dipersilakan masuk ke ruang rapat paripurna. Sementara untuk siswa KB, RA dan kelas 1,2 dan 3 dipersilakan pulang karena tempat di ruang rapat paripurna itu tidak akan cukup menampung mereka.Adyatma Satrio Wibowo, siswa kelas 5B mengaku senang dapat datang dan berkunjung ke gedung DPRD ini. Adyatma mengaku baru kali ini masuk ke gedung tersebut, meski hampir tiap hari dia lewati. Dengan polos, ”Besok ingin menjadi anggota dewan karena iming – iming gajinya yang cukup besar,” ucapnya.Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler