Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Apalagi manfaat MDT di desa sangat besar. Jika Pemdes tidak mau turun tangan dan hanya berharap kucuran anggaran dari Pemerintah Daerah, jelas akan sangat sulit mengingat keterbatasan anggaran daerah. Paling realistis ya menggunakan anggaran di desa,” kata Ilwani.

Menurutnya, anggaran yang ditransfer ke -123 desa di Kabupaten Kudus tahun ini mencapai Rp 219,89 miliar.  Rinciannya, dana desa dari Pemerintah Pusat Rp 103,69 miliar, ADD (APBD Kudus) sebesar Rp 106,02 miliar, dana bagi hasil pajak daerah sebesar Rp 8,24 miliar dan dana bagi hasil retribusi sebesar Rp 1,95 miliar.

Dia menambahkan, naiknya anggaran untuk desa dari tahun ke tahun diharapkan berimbas pada perbaikan kondisi bangunan dan kesejahteraan guru MDT.  Persoalan perbaikan gedung dan kesejahteraan guru  MDT yang banyak tersebar di desa-desa, seharusnya cukup ditangani oleh Pemeritah Desa (Pemdes) saja.

Pemerintah daerah jelas tidak kuat jika diharuskan memperbaiki gedung madrasah dan meningkatkan kesejahteraan guru diniyah. Kudus sendiri sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) MDT.Namun, efek perda tersebut bagi perbaikan gedung madrasah dan kesejahteraan guru MDT ibarat masih jauh panggang dari api. “Solusi termudahnya, Pemdes harus mau mengalokasikan anggaran untuk perbaikan gedung madrasah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan guru MDT,” kata Ilwani.Editor : Akrom Hazami 

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler