Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Gusjigang diangkat karena filosofi ini adalah fondasi masyarakat Kudus dalam meraih sukses. Baik dari sisi budaya, religi, edukasi, bahkan dalam menjaga alam dan lingkungan.
Yaitu bagus yang bukan hanya perilaku baik serta fisik yang tampan, tetapi juga bersih diri dan lingkungan. Sedangkan ngaji adalah semangat terus belajar. Dan dagang merupakan kreativitas masyarakat dalam berbisnis. "Ada tiga poin Gusjigang ini. Yakni fleksibel, relational, dan akulturatif. Output yang dihasilkan adalah kinerja yang baik," kata Musthofa.
Mengenai kelestarian alam dan lingkungan, Musthofa telah bertekad menjadikan Kudus sebagai Kota di Tengah Taman. Untuk itu telah diimbangi dengan anggaran yang cukup untuk mewujudkannya. "Namun demikian, untuk menjaga lingkungan yang baik dan bersih, butuh peran serta aktif masyarakat yang dimulai oleh para siswa," imbuhnya.
Konsep 3R (reduce, reuse, recycle) terus dibudayakan. Sehingga timbulan sampah bisa diolah atau dimanfaatkan kembali. Bahkan tempat pembuangan sampah (TPA) ditata menjadi taman yang cantik. Termasuk peran masyarakat dan perusahaan telah membuahkan hasil nyata. Diantaranya taman-taman yang dibangun tanpa APBD. Kesemuanya turut memberikan kontribusi bagi keindahan dan kelestarian lingkungan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



