Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dalam melakukan aksinya, pelaku terbilang tega kepada korbannya. Selain menodongkan senpi yang diduga rakitan, mereka juga tidak segan-segan menyekap korbannya.

Aksi mereka yang terakhir adalah pada Kamis (23/6/2016) kemarin. Yakni di jalan antara Desa Andongrejo-Bangsri, Kecamatan Jepon, Blora. Diketahui, korban bernama Sutrisno (20), warga Dukuh Beru, Desa Karangtengah, Kecamatan Ngawen, Blora, yang saat itu sedang bersama dengan teman perempuannya bernama Sri Dewi Astuti (19), warga Dukuh Ngrayung, Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Blora.

Saat itu korban dihampiri ketiga pelaku. Salah satu di antara pelaku, diketahui berinisal B, mengacungkan senpi rakitan kepada kedua korban. Saat korban merasa ketakutan, ketika itu juga pelaku merampas satu unit sepeda motor Yamaha Vixion milik korban.

Tidak hanya sampai di situ. Kedua korban dipaksa masuk ke dalam mobil. Korban kemudian disekap dan dilakban mulut dan matanya. Selain motor, dua handphone dan satu cincin korban pun tak luput dirampas pelaku. Sementara, sepeda motor korban dibawa salah satu pelaku lainnya.
Sesampainya di hutan Songkel Mereng, Rembang, kedua korban diturunkan paksa. Sementara ketiga pelaku meninggalkan korban dengan hasil yang telah dibawa.Menurut Kasubbag Bin Ops Polres Blora AKP Suharto, pelaku yang sudah tertangkap adalah Susilo (31), warga Desa Krajan, RT 02/RW 03, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban.”Sedangkan yang belum tertangkap berinisial B dan G. Kami masih lakukan pengejaran. Bukan kami saja, namun juga oleh Polres Tuban kita bekerjasama. Yang jelas, kita harap warga bisa berhat-hati,” imbuhnya.Editor: Merie

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler