Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bupati Kudus H Musthofa memang mencanangkan program aplikasi yang baru, yang dibangun dengan sebutan Sipintar atau Sistem Informasi Pendidikan Nusantara).

Dengan sistem ini, guru, siswa, dan para orang tua bisa berperan aktif dalam meningkatkan pendidikan di Kudus. Yang tujuannya untuk menyukseskan program Wajib Belajar (Wajar) 12 Tahun.

”Kalau sekarang sedang ramai diperbincangkan soal fullday school, di Kudus akan saya canangkan belajar 24 jam. Maknanya, dengan aplikasi ini, siswa bisa belajar secara online. Kapan pun dan dimana pun. Sehingga tidak lagi perlu bawa buku, cukup pakai gadget,” jelasnya, di berbagai kesempatan diskusi ataupun seminar mengenai potensi Kabupaten Kudus.

Di sektor pendidikan, bupati memang telah mencanangkan program Wajar 12 Tahun. Artinya seluruh warga Kudus setidaknya harus lulus SMA atau sederajat.

Bahkan, inovasi ini kini didukung dengan pembebasan biaya di sekolah negeri dari SD hingga SMA/SMK. Termasuk pengembangan 14 SMK yang dibangun tanpa APBD.”Sekolah tanpa APBD kami kerjasamakan dengan pihak swasta atau perusahaan. Sehingga sarpras, kurikulum, dan tenaga pengajarnya memiliki standar kualifikasi yang relevan dengan dunia kerja,” katanya.Kepala daerah memang dituntut untuk terus berinovasi. Adanya berbagai gagasan kreatif, akan sangat bermanfaat dan sangat memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat. Implementasi nyata terus dinantikan seluruh masyarakat di negeri ini.Bupati mengatakan, ada empat sektor yang sudah dikembangkan dengan inovasi yang dilakukannya. Yaitu sektor pendidikan, sektor ekonomi, sektor sosial, dan sektor pelayanan publik. Selain itu, ada bagian lain yang sedang dikembangkan yaitu konsep cyber city.Editor: Merie

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler