Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Bahkan, keberadaan minimarket di Pati menurut Muhammadun tidak terkontrol sehingga punya dampak perekonomian yang signifikan, terutama pedagang-pedagang warung kelontong dan pasar tradisional. Dampak tersebut yang membuat Muhammadun terus mendorong agar Pemkab Pati punya solusi.
"Dulu, keberadaan minimarket masih sedikit. Dalam kurun waktu setahun terakhir ini, minimarket tumbuh berkembang di Pati secara tidak terkontrol. Dampaknya tentu pada pedagang kelontong," ujar Muhammadun, Senin (07/11/2016).
Menurutnya, keberadaan minimarket di Pati tidak masalah karena ikut dalam meningkatkan pendapatan daerah. Namun, hal itu tidak bisa dibiarkan bila keberadaannya tidak terkontrol hingga mengancam keberlangsungan pedagang kelontong atau pasar tradisional.
Menurutnya, keberadaan minimarket di Pati tidak masalah karena ikut dalam meningkatkan pendapatan daerah. Namun, hal itu tidak bisa dibiarkan bila keberadaannya tidak terkontrol hingga mengancam keberlangsungan pedagang kelontong atau pasar tradisional.Karena itu, butuh terobosan dan solusi yang baik agar antara pasar modern dan tradisional tetap eksis. Pihaknya juga mengaku sudah berulang kali mendorong pemkab untuk membatasi dan menekan keberadaan minimarket supaya keberadaan pasar konvensional tetap eksis.Editor : Kholistiono
"Dulu, keberadaan minimarket masih sedikit. Dalam kurun waktu setahun terakhir ini, minimarket tumbuh berkembang di Pati secara tidak terkontrol. Dampaknya tentu pada pedagang kelontong," ujar Muhammadun, Senin (07/11/2016).
Menurutnya, keberadaan minimarket di Pati tidak masalah karena ikut dalam meningkatkan pendapatan daerah. Namun, hal itu tidak bisa dibiarkan bila keberadaannya tidak terkontrol hingga mengancam keberlangsungan pedagang kelontong atau pasar tradisional.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



