Ini Penyebab Pasar Tradisional di Pati Kalah Bersaing dengan Minimarket
Lismanto
Kamis, 10 November 2016 19:00:47
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Selama ini, kata dia, pasar tradisional identik dengan tempatnya yang tidak representatif. Pasar tradisional juga identik dengan suasana kumuh dengan jam buka yang sangat terbatas.
"Faktor kenyamanan, fasilitas dan pelayanan itu yang membuat pembeli lebih tertarik belanja di minimarket ketimbang pasar tradisional, meski harganya sedikit lebih mahal. Maka, jangan kaget kalau banyak yang suka belanja di pasar modern, seperti swalayan, minimarket atau supermarket," kata Haris, Kamis (10/11/2016).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



