Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dua orang warga Desa Bumiayu RT 1 RW 3, Kecamatan Wedarijaksa dilarikan ke RSUD Soewondo akibat tertimpa reruntuhan rumah semipermanen yang terbuat dari papan dan bambu.Dua orang yang tertimpa reruntuhan rumah, antara lain Malikah (56) dan anaknya, Jumiati (36). Sementara itu, kepala keluarga bernama Rabun (70) dinyatakan selamat dalam tragedi tersebut.

"Korban dilarikan ke RSUD Soewondo, karena diduga mengalami patah tulang kaki saat rumah runtuh. Beruntung, keduanya masih selamat, sadar dan opname di rumah sakit," ujar relawan Tagana, Paulus Purwanto.

Dalam rumah tersebut juga terdapat tiga ekor kambing. Satu ekor mengalami luka, satu selamat dan satu ekor kambing mati. "Waktu rumah roboh karena diterjang angin ribut, penghuni rumah ada di dalam. Beruntung, hanya dua yang terkena reruntuhan dan kondisinya selamat," umbuh Paulus.

[caption id="attachment_100847" align="aligncenter" width="565"]Relawan Tagana, Paulus Purwanto (kanan) usai meninjau rumah yang runtuh di Desa Bumiayu, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, Selasa (15/11/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto) Relawan Tagana, Paulus Purwanto (kanan) usai meninjau rumah yang runtuh di Desa Bumiayu, Kecamatan Wedarijaksa, Pati, Selasa (15/11/2016). (MuriaNewsCom/Lismanto)[/caption]

Dari informasi yang dihimpun, selain satu rumah roboh diterjang angin ribut, sejumlah wilayah terendam banjir. Sungai Kalidoro dengan debit penuh meluber ke pemukiman.Kawasan Pati Kota, sejumlah jalan yang terendam banjir, di antaranya Jalan Supriyadi Pati dengan setinggi lutut, Kelurahan Pati Wetan direndam banjir setinggi lutut, Perumahan Sukoharjo dan Perumahan Rendole, Margoyoso, Desa Payang, Desa Cebolek, Bulumanis, Jalan Raya Pati-Purwodadi, Kecamatan Gabus, dan berbagai wilayah lainnya.Pohon di Mapolres Pati tumbang hingga menimpa mobil. Satu pohon di depan Gereja Isa Almasih, kawasan Alun-alun Pati juga tumbang disapu angin hingga menghalangi jalan dan menyebabkan kemacetan selama satu jam."Pati benar-benar dikepung banjir, setelah intensitas hujan yang tinggi mengguyur Pati sekitar empat jam. Beberapa pohon bertumbangan karena diterpa angin kencang. Di Kalidoro sendiri, air masuk ke dalam rumah hingga setinggi lutut," ucap Dani, warga Kalidoro, Pati.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler