Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Awalnya saya sudah terasa, ada suara retakan-retakan kecil yang akan merobohkan dapur saya yang terbuat dari bambu. Posisi bangunannya sudah miring hingga akhirnya roboh," kata Novia Sari, salah satu pemilik rumah.

Warga yang mendengar suara rumah roboh langsung berhamburan keluar dan mendatangi lokasi. Sementara itu, Legiman, kepala rumah tangga rumah tersebut tidak berada di rumah saat kejadian hingga dihubungi anaknya, Novia.

Dapur semipermanen sendiri tidak banyak digunakan untuk beraktivitas pemilik rumah, tapi di dalamnya terdapat satu ekor sapi dan tempat yang digunakan untuk mandi. Beruntung, tidak ada aktivitas di dalam dapur ketika bangunan itu roboh secara total.

Satu ekor sapi yang selamat dari reruntuhan bangunan berhasil dievakuasi warga. "Hanya ada satu ekor sapi saat bangunan dapur semipermanen runtuh. Beruntung, sapi tidak tertimpa reruntuhan sehingga selamat," ungkap Novia.Eka Dewi, salah satu saksi menuturkan, suara rumah roboh terdengar hingga radius seratus meter hingga menyebabkan warga berhamburan keluar. "Suara rumah roboh terdengar sangat kencang, sehingga warga langsung mendatangi lokasi dan berusaha mengevakuasi reruntuhan," tutur Eka.Diduga, dapur rumah semipermanen milik Legiman sudah mengalami pelapukan hingga menyebabkan roboh. Terlebih, angin ribut juga melanda desa ini pada Selasa (15/11/2016) hingga membuat bangunan yang sudah lapuk tersebut semakin rapuh dan akhirnya roboh.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler