Begini Cara Pemuda Sukoharjo Pati Bikin Diorama Rumah Adat Pati
Lismanto
Rabu, 30 November 2016 19:00:25
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kayu-kayu tak terpakai yang diperoleh pekarangan rumah dibuat menjadi aksesori, seperti gantungan kunci. Namun, saat ini Lutfi mencoba untuk fokus memproduksi rumah adat Pati yang selama ini mulai hilang ditelan kemajuan zaman.
"Rumah adat Pati saat ini mulai hilang dan susah ditemukan. Kondisi itu menginspirasi saya untuk membuat diorama atau benda miniatur tiga dimensi berupa rumah adat Pati. Responsnya luar biasa. Banyak yang pesan," ujar Lutfi, Rabu (30/11/2016).
Sebelum membuat diorama, Lutfi berburu foto rumah adat di berbagai daerah di Pati. Setelah mendapatkan foto, dia mengumpulkan ranting kayu yang masih bagus, terutama kayu jati.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



