Dwi Santoso (17), salah satu saksi mengatakan, asap hitam keluar dari rumah bagian belakang. Dia berlari menuju lokasi untuk mematikan sekring listrik dan mencoba menyelamatkan barang berharga.
Namun, api telah menjalar cepat dan melalap bagian atap rumah hingga terdengar suara ledakan yang berasal dari dalam rumah. "Setengah jam kemudian, ada mobil tangki pengisian air minum melintas. Warga menghentikan mobil dan meminta tolong supaya membantu memadamkan kebakaran," ujar Dwi.
Diduga, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Percikan api mengenai bangunan yang terbuat dari kayu itu, hingga terbakar dan meluas. Selang beberapa lama, tiga unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Pati tiba di lokasi.
"Berdasarkan keterangan dari korban, rumah ditinggal dalam kondisi hanya menghidupkan lemari es. Semua peralatan elektronik lainnya tidak dalam keadaan hidup. Berhubung rumah terbuat dari kayu, api menjadi cepat menjalar hingga meludeskan bangunan rumah," kata Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo saat dikonfirmasi MuriaNewsCom.Saat terjadi kebakaran, penghuni tidak berada di rumah sehingga tidak ada antisipasi sebelumnya. Pihaknya mengimbau kepada warga untuk berhati-hati dan waspada terhadap instalasi listrik di rumah, terutama rumah kayu yang mudah terbakar. Pasalnya, korsleting menjadi salah satu penyebab kebakaran yang sering terjadi di Pati.
Editor : Akrom Hazami
Murianews, Pati - Sebuah rumah gebyok milik Suwiknyo (55), warga Desa Mojoluhur RT 8 RW 1, Kecamatan Jaken, Pati, terbakar, Rabu (14/12/2016) sekitar pukul 14.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam tragedi tersebut. Namun, kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp 350 juta, karena rumah bagian depan dan belakang lengkap dengan isinya ikut terbakar.
Dwi Santoso (17), salah satu saksi mengatakan, asap hitam keluar dari rumah bagian belakang. Dia berlari menuju lokasi untuk mematikan sekring listrik dan mencoba menyelamatkan barang berharga.
Namun, api telah menjalar cepat dan melalap bagian atap rumah hingga terdengar suara ledakan yang berasal dari dalam rumah. "Setengah jam kemudian, ada mobil tangki pengisian air minum melintas. Warga menghentikan mobil dan meminta tolong supaya membantu memadamkan kebakaran," ujar Dwi.
Diduga, kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Percikan api mengenai bangunan yang terbuat dari kayu itu, hingga terbakar dan meluas. Selang beberapa lama, tiga unit mobil pemadam kebakaran Pemkab Pati tiba di lokasi.
"Berdasarkan keterangan dari korban, rumah ditinggal dalam kondisi hanya menghidupkan lemari es. Semua peralatan elektronik lainnya tidak dalam keadaan hidup. Berhubung rumah terbuat dari kayu, api menjadi cepat menjalar hingga meludeskan bangunan rumah," kata Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo saat dikonfirmasi MuriaNewsCom.
Saat terjadi kebakaran, penghuni tidak berada di rumah sehingga tidak ada antisipasi sebelumnya. Pihaknya mengimbau kepada warga untuk berhati-hati dan waspada terhadap instalasi listrik di rumah, terutama rumah kayu yang mudah terbakar. Pasalnya, korsleting menjadi salah satu penyebab kebakaran yang sering terjadi di Pati.
Editor : Akrom Hazami