Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah satu karyawan pabrik rokok yang enggan disebut namanya mengaku, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB. Untuk menolong belasan karyawan yang keracunan menghirup gas bocor, mereka dilarikan ke RS Fastabiq Sehat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Humas RS Fastabiq Sehat, Arovah Bachtiar mengatakan, ada sekitar sebelas pasien yang dilarikan ke RS Fastabiq Sehat dalam keadaan pingsan. Dugaan sementara, mereka pingsan karena kaget saat kejadian berlangsung.

"Dari hasil analisa dokter untuk sementara, mereka pingsan karena kaget. Namun, kami masih belum bisa menyimpulkan secara pasti yang membuat mereka pingsan," ucap Arovah.
Usai mendapatkan perawatan, kondisi sejumlah korban berangsur membaik. Mereka sudah mulai sadarkan diri, setelah ditangani tim medis sekitar pukul 11.00 WIB atau setengah jam setelah mengalami pingsan.Namun, pihak rumah sakit tidak memperbolehkan awak media menemui sejumlah pasien yang sudah sadar. Menurutnya, awak media tidak diperbolehkan untuk bertemu pasien, karena menjadi bagian dari privasi pasien.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler