Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bencana longsor terjadi, akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut dari Selasa (3/1/2017) siang. Akibat longsor, rumah permanen milik Slamet mengalami rusak berat.

Selain itu, tanah yang longsor menimbun jalan perkampungan yang digunakan warga untuk akses jalan. Sontak, jalan perkampungan tersebut sempat tidak bisa dilalui warga, sebelum akhirnya dievakuasi.

"Kawasan Sukolilo memang dilanda hujan lebat sejak kemarin. Struktur tanah yang kurang kuat disertai guyuran hujan dengan intensitas tinggi kerapkali membuat tanah di perbukitan rawan longsor," ujar Dion, anggota Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam bencana alam tersebut. Namun, kerugian material yang diderita pemilik rumah yang rusak akibat longsor diperkirakan mencapai Rp 30 juta. Timbunan tanah yang menutup akses jalan perkampungan berhasil dievakuasi warga. Mereka gotong royong membersihkan puing-puing longsor.Di tengah cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang tinggi, warga Pati diminta untuk mewaspadai beberapa jenis bencana alam yang bisa datang sewaktu-waktu. Salah satunya, banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Di daerah perbukitan, bencana yang paling terjadi adalah tanah longsor.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler