Penjualan Komoditas Bambu di Pati Diperkirakan Melejit pada April 2017
Lismanto
Kamis, 12 Januari 2017 15:00:03
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Suharto, penjual bambu asal Wedarijaksa menunggu momen tersebut. Sebab, tanpa pembelian dari kontraktor, penjualan bambu diakui sangat minim. Terlebih, masyarakat saat ini sangat jarang yang membeli bambu.
"Kalau masih terus-terusan sepi, kami akan meninggalkan profesi sebagai penjual bambu. Kebutuhan terus meningkat, sedangkan pendapatan tidak menentu. Namun, kami masih menunggu momentum pada April 2017 yang kabarnya banyak kontraktor akan membangun gedung di Pati," ungkapnya, Kamis (12/1/2017).
Biasanya, kontraktor membeli bambu dalam jumlah yang besar. Bahkan, berapa pun stok bambu yang disediakan penjual akan dibeli habis kontraktor. Bambu berfungsi sebagai penyangga atau tiang sementara pembangunan gedung yang biasanya dibutuhkan dalam jumlah yang tidak sedikit.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



