Kader PDIP Pati Tak Terima Dituding Membelot ke Kotak Kosong
Lismanto
Jumat, 13 Januari 2017 11:15:34
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Yang namanya orang kumpul-kumpul dengan kotak kosong itu kan wajar, jangan disalahartikan lah. Jangan diperbesar. DPC cuma melihat kumpul-kumpul saja, kecuali saya mengarahkan, mencatat atau memakai kaos kotak kosong, itu baru fakta," ungkap Jumadi, Jumat (13/1/2017).
Karena itu, apa yang dituduhkan pengurus DPC PDIP Pati dianggap terlalu tendensius, berlebihan, dan tidak mendasarkan pada fakta. Jumadi berani memastikan bila dirinya tidak membelot dari partainya sendiri.
"Tidak. Salah itu kalau saya dianggap membelot. Masih satu bulan kok. Persoalan di program Mata Najwa, saya melihat dan menyaksikan sama orang banyak, bukan di panggung. Saya juga tidak buat statement," ucap Jumadi.
Seperti diberitakan sebelumnya, jajaran pengurus DPC PDIP merasa keberatan dengan sikap Jumadi yang terlihat "mesra" dengan relawan kotak kosong. Usulan untuk memecat Jumadi dari struktur kepengurusan DPC PDIP juga sudah dibahas dengan melayangkan surat kepada DPD dan DPP PDIP.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



