Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dengan mengambil tema "LVRI Senantiasa Mengawal Persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam Koridor Bhinneka Tunggal Ika", sebanyak 80 veteran menyatakan kesiapannya mengawal NKRI di era globalisasi. "Anggota Veteran terbukti mampu mengusir penjajah dari Tanah Air pada zaman kolonialisme. Namun, kami sadari, NKRI masih banyak rongrongan di era globalisasi saat ini," ujar Ketua LVRI Pati, Let Kol (Purn) Ruskandar.

Veteran, kata dia, sudah banyak memberikan jasa kepada Indonesia yang telah ikut berjuang, membela, dan mempertahankan kedaulatan NKRI. Mereka sudah terbukti mengalahkan penjajah dan bisa merebut kemerdekaan. Kendati perjuangan untuk mempertahankan NKRI di era globalisasi menjadi tugas setiap warga, tetapi Veteran juga diharapkan bisa ikut mengawal NKRI dengan baik.

Senada dengan itu, Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma mengatakan, masyarakat saat ini tahunya hidup layak dan enak tanpa mengetahui perjuangan para Veteran dalam melawan penjajah. Karenanya, semangat juang Veteran mesti ditularkan kepada generasi penerus bangsa yang saat ini menghadapi perang proxy, sebuah perang tidak tampak yang mencoba merongrong keberadaan NKRI.

"Sekian lama, LVRI sudah mengawal republik ini dengan segenap perjuangan dan tumpah darah. Tapi, masih banyak orang yang kurang paham kenapa kita tiba-tiba bisa menikmati hidup yang layak. Semuanya berkat para pejuang bangsa yang harus kita lanjutkan perjuangannya di tengah peradaban globalisasi," tutur Letkol Inf Andri.Setiap organisasi, lanjutnya, mesti tidak dibuat untuk kepentingan pribadi. Namun, organisasi harus berdiri di atas kepentingan bersama, termasuk kepentingan bangsa dan negara. Hal itu untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan yang berhasil menyatukan NKRI."Gedung Juang yang kita gunakan ini sudah kita bantu, baik dalam perawatan maupun perbaikan. Selama ini, Gedung Juang 1945 sudah dimanfaatkan untuk Veteran, kegiatan Pramuka, dan tempat untuk berbagi pengalaman tentang perjuangan mengawal NKRI," tandasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler