Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Jafar (64), ayah korban menuturkan, anaknya itu memang sudah menempati rumah sendiri. Namun, dia biasanya berkunjung ke rumah orang tuanya untuk makan.

"Kami curiga. Beberapa hari dia tidak datang ke rumah untuk makan. Padahal, dia biasanya makan di rumah kami, meski tinggal sendirian di rumahnya," ungkap Jafar.

Setelah dia mendatangi rumah korban, pintu rumah ternyata dalam keadaan tertutup dan terkunci dari dalam. Dia juga mencium bau busuk yang sangat menyengat. Terpaksa, Jafar bersama anaknya,yakni adik Eko mencongkel paksa pintu rumah.

Mereka terkejut setelah melihat Eko sudah meninggal dunia dalam keadaan membusuk. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa setempat, Narso dan Polsek Juwana.
Kapolsek Juwana AKP Sumarni mengatakan, korban sudah kaku dan mengalami pembusukan positif saat ditemukan. "Posisinya tidak mengenakan baju, panjang 166 cm, mengenakan celana pendek jeans warna biru, kaku dan membusuk," kata AKP Sumarni.Korban sudah beberapa tahun tinggal di rumah sendirian. Namun, identitas diri korban masih ikut orang tuanya di Desa Growong Kidul RT 4 RW 3, Juwana. Jarak rumah korban dengan rumah orangtuanya sekitar 100 meter. Keluarga tidak menyangka bila korban meninggal dalam keadaan tragis.Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan autopsi terkait dengan penyebab kematian korban. "Belum tahu, kita masih menunggu proses autopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban," tandasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler