Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi saat Partono tengah beristirahat untuk makan, usai bekerja memanen padi dengan alat dos. Nahas, korban terpeleset dan terjatuh ke sungai.

Mendapatkan informasi tersebut, petugas dan relawan melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan meninggal dunia, sebelas meter dari lokasi kejadian sekitar pukul 12.30 WIB.

"Volume air di Sungai Silugangga memang cukup tinggi, menyusul hujan yang terjadi kemarin. Korban tercebur di kedalaman lima meter dan terseret hingga sebelas meter. Arusnya  juga cukup deras," ujar Ketua RAPI Pati, Gunawan.
Usai dilakukan visum, jenazah korban dibawa mobil Polsek Gabus untuk dibawa ke rumah duka. Dari hasil visum, korban meninggal dunia akibat kekurangan oksigen dan menelan banyak air.Kapolsek Gabus AKP Darsono mengimbau kepada warga untuk berhati-hati saat beraktivitas di bantaran Sungai Silugangga. Pasalnya, kondisi arus sungai yang deras bisa menyeret badan kendati bisa berenang. Karena itu, butuh kehati-hatian saat berada di bantaran sungai agar tidak terpeleset dan tercebur sungai.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler