Air Terjun Grojogan Papringan di Kuwawur Pati Berpotensi Jadi Objek Wisata
Lismanto
Selasa, 28 Februari 2017 14:00:53
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Grojogan diambil dari kata bahasa Jawa yang berarti air yang mengalir secara deras, sedangkan papringan berarti bambu. Nama tersebut dipilih warga, karena air terjun di Desa Kuwawur berada di kawasan hutan bambu.
Pegiat pariwisata Pegunungan Kendeng, Krisno mengatakan, pengunjung harus melewati kawasan hutan bambu sebelum sampai ke lokasi Grojogan Papringan. Meski begitu, akses untuk menuju air terjun sangat mudah karena sudah ada jalan khusus bagi pejalan kaki.
"Pemandangannya cukup menarik. Pengunjung disajikan satu panorama tempo dulu, masih klasik dan asri. Air terjun di Desa Kuwawur menjadi salah satu mutiara terpendam di kawasan Pegunungan Kendeng," ujar Krisno, Selasa (28/2/2017).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



