Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kerbau tersebut diberi nama Kebo Slewah. Hanya dengan dijilat Kebo Slewah, penyakit pasien yang datang dari berbagai daerah bisa disembuhkan.

"Yang datang untuk menyembuhkan penyakit banyak, ada yang dari Yogyakarta dan Solo. Beberapa yang datang dari warga sekitar saja," ujar Rapi.

Kendati kondisi tersebut bisa menjadi berkah bagi pemilik, tetapi pengunjung yang datang tidak dikenakan biaya pengobatan. Rapi berharap, kemampuan kerbaunya yang dipercaya bisa menyembuhkan memberikan manfaat bagi orang lain.

Untuk memudahkan aktivitas ibu tua yang sudah janda ini, ia mengatur jadwal kunjungan pasien untuk pengobatan pada Senin hingga Kamis dan Minggu. Sementara itu, Jumat dan Sabtu tidak menerima kunjungan dari pasien yang ingin mengobati penyakitnya.Menurutnya, kesembuhan dari sebuah penyakit berasal dari Yang Maha Memberi Hidup. Hanya saja, proses penyembuhan bisa melalui pelantaran apa saja, termasuk melalui jilatan Kebo Slewah atas izin Yang Maha Kuasa.Kata slewah sendiri diambil dari bahasa Jawa yang artinya tidak normal. Kebo Slewah dianggap tidak normal, karena punya kemampuan lebih yang diyakini bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler