Jualan Kopi 6 Jam Sehari, Pemuda Asal Rendole Pati Ini Beromzet Rp 18 Juta per Bulan
Lismanto
Sabtu, 11 Maret 2017 18:00:58
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Enam jam berjualan kopi pada malam hari, Ady sanggup meraup omzet sekitar Rp 600 ribu setiap harinya. Praktis, omzet jualan kopi Ady yang mengusung konsep "food truck" mencapai Rp 18 juta setiap bulannya.
Sebelumnya, pada 2014, Ady pernah membuka kedai kopi dengan jenis kopi single origin. Sayangnya, kedai kopinya sepi sehingga usahanya mandek dan berhenti di tengah jalan.
Namun, Ady tidak putus asa dan mencoba menangkap peluang lain dengan berjualan kopi berkonsep food truck. Dengan konsep yang lebih baru, Ady berhasil menjual 200 hingga 250 gelas kopi setiap hari.
Sebelum beroperasi di kawasan Alun-alun, Ady sempat berjualan di kawasan Stadion Joyokusumo. Namun, ada aturan yang melarang penjual menjajakan dagangannya di kompleks stadion sehingga beberapa kali diusir petugas Satpol PP.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



