Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Keberadaan pisang klutuk selama ini sebatas dimanfaatkan daunnya saja yang kuat untuk berbagai keperluan. Buahnya sebagian besar dibuang. Melihat hal itu, saya kemudian berpikir untuk memanfaatkan buah pisang klutuk," ungkap Anggraini, Senin (13/3/2017).

Dia lantas mencari inspirasi dan melakukan eksperimen untuk membuat produk olahan dari buah yang selama ini dibuang begitu saja. Alhasil, Anggraini mencoba membuatnya menjadi madumongso.

"Inspirasinya sangat sederhana. Saya ingat, ibu pernah mengajari membuat madumongso. Setelah saya coba, ternyata berhasil. Respons masyarakat juga sangat baik. Banyak yang memesan sehingga terkadang kewalahan," tuturnya.

Selama ini, madumongso terbuat dari ketan dan gula. Namun, Anggraini berhasil membuktikan bahwa jajanan ringan khas asal Jawa ini bisa dikreasikan menggunakan pisang klutuk.
Sayangnya, banyaknya warga yang tidak menanam pisang klutuk membuatnya kesulitan mencari bahan baku ketika pesanan meningkat. Karena itu, ia selalu meminta customer untuk memesan madumongso pisang klutuk terlebih dahulu, sebelum ingin membeli.Selain ketersediaan bahan baku diakui cukup sulit, proses pembuatan madumongo pisang klutuk butuh waktu yang tidak sebentar. Kendati demikian, pemesan tetap sabar menunggu hingga pesanannya itu jadi dan siap disantap sebagai makanan ringan.Retno Wijiyati, salah satu pemesan menuturkan, madumongso pisang klutuk buatan Anggraini memiliki rasa yang unik. Tekturnya lembut, ramah bagi penderita gigi sensitif. Rasanya manis dengan sensasi sedikit sepet di mulut. Keunikan rasanya itulah yang membuat Retno acapkali memesan madumongso pisang klutuk.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler