Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sejumlah titik bangunan yang terbuat dari kayu porak-poranda dan pagar tembok yang mengelilingi kawasan makam mengalami kerusakan. Sebagian atap rusak, karena tertimpa ranting pohon yang patah akibat angin puting beliung.

Danramil Sukolilo Lettu Inf Kusmiyanto mengatakan, tercatat ada 18 rumah dan bangunan yang mengalami kerusakan akibat bencana angin puting beliung. Salah satu yang mengalami kerusakan paling berat adalah rumah Madkan, warga RT 3 RW 4 yang tertimpa pohon dan Makam Sunan Prawoto yang tertimpa ranting pohon dan genteng berjatuhan.

"Situs makam kerabat Mbah Tabek juga terkena bencana. Tapi, kerusakannya ringan, beberapa atap dan genteng mengalami rontok," kata Lettu Inf Kusmiyanto.

Pascabencana, pihaknya mengerahkan tujuh anggota TNI AD untuk melaksanakan penanganan darurat dengan memotong pohon yang bertumbangan, serta membersihkan rumah. Dalam kegiatan evakuasi, pihaknya bersama anggota Badan Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, anggota Polsek Sukolilo, relawan Radio Antarpenduduk Indonesia (RAPI), petugas PLN, dan puluhan warga setempat.Seperti diketahui, Makam Sunan Prawoto adalah situs peninggalan cagar budaya yang menjadi bagian dari Keraton Surakarta Hadiningrat. Makam ini selalu diperingati dengan kirab budaya setiap tahunnya.Karena itu, masyarakat dan petugas berbondong-bondong membenahi sejumlah kerusakan bangunan di kawasan makam penguasa terakhir Kerajaan Demak tersebut. Mereka berharap, bencana angin puting beliung tidak melanda desanya lagi.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler