Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Olahraga (Disparpora) Pati Sigit Hartoko mengapresiasi langkah Kodim 0718/Pati yang memiliki terobosan baru untuk memanfaatkan Gedung Juang 45 sebagai museum sejarah. Keberadaan museum sejarah tersebut diakui baru pertama kali ada di Bumi Mina Tani.

"Museum sejarah ini pertama kali dan satu-satunya di Kabupaten Pati. Ini gagasan yang brilian, bisa menjadi sarana edukasi tentang sejarah perjuangan para pahlawan di Pati untuk para pelajar, mahasiswa maupun umum," kata Sigit.

Menurutnya, langkah Kodim 0718/Pati yang merenovasi bangunan dan fungsi sangat memperhatikan aspek keaslian. Tidak banyak yang berubah dalam Gedung Juang 45. Hanya saja, ada sejumlah penambahan seperti empat pilar berwarna putih dan perbaikan bangunan yang rusak, sehingga keaslian bangunan yang khas masih tetap dipertahankan.

"Kami berharap, Gedung Juang 45 bisa dimanfaatkan warga Pati dan sekitarnya untuk mengeksplorasi sejarah perjuangan di Pati pada zaman kolonialisme. Gedung ini juga bisa dimanfaatkan pegiat seni atau komunitas yang ingin berkarya," imbuhnya.Sementara itu, Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma menuturkan, upaya renovasi fungsi Gedung Juang 45 tidak lepas dari peran para pejuang veteran yang telah memberikan izin pemugaran gedung tersebut. Tak hanya soal izin renovasi, pejuang veteran juga memperbolehkan adanya tempat kuliner di sana."Gedung Juang 45 punya nilai sejarah yang penting bagi masyarakat Pati. Betapa tidak, gedung ini pernah digunakan sebagai camp bagi para pejuang untuk mengatur strategi dalam mengusir penjajah dari Pati. Ini bisa menjadi ikon baru yang patut kita banggakan," pungkasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler