Menteri Perhubungan Bakal Beli Kapal Buatan Juwana Senilai Rp 200 Miliar
Lismanto
Kamis, 23 Maret 2017 19:00:05
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Rencananya, kapal-kapal di bawah 50 gross tonage (GT) itu akan digunakan untuk distribusi logistik, transportasi laut dan berbagai keperluan maritim lainnya di kawasan kepulauan terpencil di Indonesia. Karena itu, kapal-kapal yang akan dipesan Kementerian Perhubungan tidak dilengkapi alat tangkap ikan.
"Kompetisi industri perkapalan di dunia sangat ketat.Kalau dibiarkan, perajin kapal tradisional akan tersingkir. Hal itu yang membuat kami memutuskan untuk membeli kapal buatan dalam negeri. Saya kira, kapal asal Juwana punya kualitas yang tidak kalah bagusnya dengan kapal buatan luar negeri," ujar Budi kepada MuriaNewsCom.
Lasdi, pemilik galangan kapal asal Bajomulyo, Juwana menuturkan, badan kapal sebetulnya harganya berkisar antara Rp 300 juta sampai Rp 350 juta. Namun, harga itu belum termasuk kelengkapan dan aksesori lainnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



