Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mereka menjajakan aneka makanan dan minuman kepada wisatawan yang mengunjungi bukit pandang. Rata-rata, satu warung mampu mendapatkan penghasilan antara Rp 200 ribu hingga Rp 1 juta setiap harinya.

Praktis, sejumlah warga yang biasa bekerja sebagai buruh tani beralih profesi menjadi penjual di kawasan wisata tersebut. Seniwati (54) adalah satu di antara warga Durensawit yang berjualan di bukit pandang.

Ibu dua anak ini mengaku mendapatkan penghasilan antara Rp 200 ribu hingga Rp 600 ribu setiap harinya. "Paling sedikit Rp 200 ribu, kalau hari-hari biasa dan lagi sepi. Kalau pas ramai seperti hari libur atau weekend bisa dapat Rp 600 ribu setiap hari," kata Seniwati, Selasa (28/3/2017).

Baca juga : Spot Kupu-kupu Percantik Kawasan Wisata Bukit Pandang Pati

 
 Awalnya, dia bekerja sebagai buruh tani dan jualan sayuran keliling. Sejak bukit pandang dibuka sebagai objek wisata, dia mencoba berjualan dan hasilnya melebihi ekspektasi lantaran kawasan tersebut dikunjungi ribuan wisatawan setiap harinya.Karena itu, dia berharap kawasan bukit pandang selalu ramai agar ekonomi warga setempat terbantu. "Kami berharap, bukit pandang selalu ramai biar ekonomi masyarakat setempat bisa ikut terbantu," harap Seniwati.Sementara itu, pengelola bukit pandang Ki Santa Mulya, Krisno mengatakan, kawasan tersebut dibuka sebagai objek wisata atas kesadaran masyarakat. Sebelum dibuka, dia bersama pemuda karang taruna membenahi lokasi hingga akhirnya menjadi kawasan wisata yang ramai dikunjungi.Saat ini, pengelola terus berupaya mengembangkan bukit pandang Ki Santa Mulya. Sejumlah  fasilitas penunjang seperti musala dan toilet sudah mulai dibangun secara swadaya. Dalam waktu dekat, kawasan tersebut juga dilengkapi kolam renang, flying fox, jembatan goyang dan outbond.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler