Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Korban ditemukan Rupaat, seorang petani yang pulang dari sawah melewati selokan parit. Dia terkejut saat melihat sesosok mayat laki-laki dengan posisi telentang, kepala terendam air.

"Saya langsung memberi tahu teman untuk melaporkan kejadian itu kepada perangkat Desa Plukaran. Selanjutnya, polisi datang untuk melakukan evakuasi dan autopsi dilakukan petugas puskesmas," ungkap Rupaat.

Kasim, ayah korban menuturkan, anaknya itu meninggalkan rumah sejak pukul 06.00 WIB. Sejak kecil, Ali mengidap keterbelakangan mental dan memiliki riwayat penyakit ayan.
Kasim, ayah korban menuturkan, anaknya itu meninggalkan rumah sejak pukul 06.00 WIB. Sejak kecil, Ali mengidap keterbelakangan mental dan memiliki riwayat penyakit ayan."Anak saya itu memang memiliki riwayat penyakit ayan. Dia juga mengalami keterbelakangan mental sejak kecil. Saya sangat kaget dan sedih mendengar kabar penemuan Ali yang sudah tidak bernyawa," tutur Kasim.Dia sudah mengikhlaskan anaknya itu meninggal dunia, sehingga tidak menuntut apapun untuk diproses secara hukum. "Saya tahu ini musibah. Saya sudah ikhlaskan. Semoga Ali tenang di sisi-Nya," tandasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler