Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo mengatakan, sterilisasi sudah dilakukan sejak "Kamis Putih" kemarin. Ratusan gereja yang diamankan tersebar di Kecamatan Pati, Winong, Pucakwangi, Cluwak, Margoyoso, Jakenan, Tlogowungu, Gunungwungkal, Gembong, Sukolilo, Jaken, Gabus, Margorejo, dan Juwana.

"Dalam pelaksanaan perayaan Paskah, tidak menutup kemungkinan terdapat aksi sabotase yang akan dilakukan kelompok tertentu. Mereka biasanya dari kalangan yang fanatik terhadap suatu agama, sehingga berpotensi menimbulkan konflik antarumat beragama," kata Kompol Sundoyo, Jumat (14/4/2017).

Karena itu, sterilisasi sebagai bentuk antisipasi sudah dilakukan sejak awal. Dari hasil deteksi intelejen, perayaan Paskah di Pati sebetulnya tidak ada kendala dan dipastikan berlangsung aman. Hanya saja, langkah antisipatif dirasa perlu karena kejadian yang tidak diinginkan bisa saja datang sewaktu-waktu.

Selain sterilisasi, pihaknya juga sudah menginstruksikan masing-masing polsek untuk berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat pada saat pelaksanaan perayaan Paskah. Sejumlah pasukan keamanan dari polres dan masing-masing polsek juga sudah disiagakan sejak Kamis Putih.Tak hanya itu, pasukan khusus antiteror dari Polres Pati yang sudah dibentuk juga sudah disiagakan. Mereka berkoordinasi dengan tim intelejen khusus untuk menangani kemungkinan adanya teror. Pasukan khusus dilengkapi dengan rompi antipeluru dan senjata lengkap."Kami mengimbau kepada masyarakat untuk mengutamakan keamanan dan ketertiban. Jangan ada yang terpancing seandainya ada pihak-pihak yang ingin memprovokasi. Bangsa dengan ideologi Pancasila dan NKRI ini harus kita jaga bersama-sama," imbau Kompol Sundoyo.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler