Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


AL, salah seorang penjual kendaraan bodong yang tidak mau disebut namanya mengungkapkan, kendaraan yang paling laris diminati pembeli adalah jenis matik. Vario 125 terbaru dijual Rp 6 juta.

Padahal, harga Vario 125 terbaru second biasanya dibanderol dari Rp 12 juta hingga Rp 14 jutaan. Sepeda motor yang kerapkali diburu anak-anak muda adalah Satria F injeksi.

Dengan harga second senilai Rp 15 juta, Satria F injeksi bodong di pasar gelap hanya dibanderol Rp 6,5 jutaan. Ditanya soal risiko hukum, dia mengaku tidak mempersoalkan, karena sudah mengetahui risikonya.

Namun, ia tetap waspada dan tetap menjalankan bisnis gelapnya demi meraup keuntungan yang cukup menggiurkan. AL tidak jarang membeli kendaraan bodong dari luar kota seharga Rp 4,5 juta untuk kembali dijual seharga Rp 5 juta sampai Rp 6 juta.

Dalam seminggu, dia bisa menjual kendaraan yang hanya dilengkapi STNK dari empat hingga enam kendaraan. Kendaraan jenis matik paling banyak dibeli, sedangkan kendaraan bebek masih nomor dua.Merespons masalah tersebut, Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo mengaku sudah gencar melakukan razia, khusus untuk kendaraan bodong. Bahkan, operasi besar-besaran di sebuah kampung di Dukuhseti juga pernah dilakukan.Dia meminta kepada masyarakat untuk tidak membeli kendaraan yang tanpa dilengkapi surat seperti BPKB dan STNK. Hal itu akan meminimalisasi terjadinya peredaran kendaraan bodong di Pati."Kami imbau warga Pati untuk tidak tergiur dengan tawaran kendaraan bodong, meski harga murah. Selain berisiko dengan urusan hukum, kendaraan bodong akan disita bila tertangkap. Kalau tidak ada yang membeli, kejahatan pencurian kendaraan bermotor tentu bisa ditekan," tandasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler