Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Empat hammock dengan warna berbeda disusun dari atas ke bawah, dikaitkan dua pohon jati. Beberapa hari setelah dipasang, fasilitas hammock ramai jadi rebutan pengunjung yang ingin mengabadikan gambar di atas hammock.

Pengelola destinasi Bukit Pandang Ki Santa Mulya, Krisno, mengungkapkan, penambahan fasilitas hammock warna-warna bermula dari gagasan pengunjung luar daerah. Dirasa cukup bagus, masukan dari pengunjung tersebut direalisasikan.

"Kita selalu terbuka dengan ide, gagasan, saran dan masukan. Kalau memang dirasa cocok, kami akan upayakan. Ini dalam rangka mengembangkan kawasan wisata bukit pandang, ternyata di sini ada semua fasilitas yang lagi digemari traveler muda," ucap Krisno.

Fasilitas hammock warna-warni di kawasan objek wisata diakui menjadi satu-satunya dan pertama kali ada di Kabupaten Pati. Dia berharap, fasilitas yang lengkap membuat traveler asal Pati tidak perlu jauh-jauh berkunjung ke luar daerah, karena di Pati sendiri sudah ada.

"Awalnya, kami ingin membuat 15 hummock yang tersusun dari bawah ke atas. Namun, atas pertimbangan keselamatan, kami akhirnya memutuskan empat saja cukup. Nggak usah jauh-jauh ke luar daerah, di Pati saja sudah sangat lengkap," tuturnya.Tercatat, ada banyak spot yang ditawarkan pengelola bukit pandang. Mulai dari spot kupu-kupu raksasa, sarang burung Gogik, rumah pohon, spot Cinta, hammock, dan gazebo di atas bukit dengan panorama perbukitan Gunung Kendeng yang hijau menghampar begitu luas.Jumi, salah satu pengunjung asal Jaken mengaku terkesan dengan destinasi wisata tersebut. Kendati masih sederhana, tetapi konsep pengembangan wisatanya disebut sangat bagus karena memadukan kelestarian alam dan spot wisata kekinian.Terlebih, akses jalan menuju kawasan wisata sangat mudah dengan kondisi jalan yang bagus. "Saya panasaran dengan objek ini, karena tersebar viral di media sosial. Ini kedua kalinya saya berkunjung, ternyata ada penambahan fasilitas-fasilitas baru," tandasnya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler