Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Hari ini, kita menggelar razia di kawasan Juwana. Pelanggaran lalu lintas di Pati cukup banyak, karena dua hari sejak razia diadakan, ada 400 pengendara yang dikenakan tilang dan 80 pengendara yang mendapatkan teguran," ujar Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo, Rabu (10/5/2017).
Dalam razia tersebut, Polres Pati menggandeng Polisi Militer (PM) dan Dinas Perhubungan Kabupaten Pati. PM dihadirkan untuk menindak anggota TNI yang melanggar lalu lintas, sedangkan Dishub bertugas menindak angkutan umum yang melanggar.
Tak hanya kendaraan umum, becak motor juga menjadi sasaran razia. Tercatat, ada delapan bentor yang ditilang dan mendapatkan penindakan. "Hari ini kita menindak tiga bentor, kemarin lima bentor. Penindakan bentor dilakukan, karena sosialisasi sudah kami lakukan," ucap Kompol Sundoyo.
Operasi Patuh ditekankan pada penindakan represif kepada pengguna jalan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Pasalnya, Kabupaten Pati tercatat menjadi daerah dengan tingkat kecelakaan lalu lintas paling tinggi di Jawa Tengah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



