Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


"Latihan ini untuk meningkatkan kemampuan anggota TNI AD dalam teknik menembak. Untuk saat ini, mereka dilatih menggunakan senjata ringan," ujar Dandim 0718/Pati Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma.

Setiap anggota TNI, lanjutnya, harus punya kemahiran dan ketangkasan dalam menggunakan senjata api. Hal itu untuk melakukan pertahanan demi keamanan dan kedaulatan NKRI.

Dalam latihan tersebut, masing-masing prajurit dibekali senapan M16 jarak seratus meter. Mereka juga diberikan senjata pistol jenis FN berjarak 15 meter.

Setiap anggota TNI AD memang sudah punya kemampuan dalam olah senjata api. Sebab, saat bertugas di batalion sudah diajarkan teknik menembak yang jitu dan tepat sasaran.Hanya saja, latihan dinilai perlu untuk meningkatkan kemampuan menembak. "Seperti pisau yang harus selalu diasah agar ketajamannya tetap terjaga. Begitu juga anggota TNI, kemampuan olah senjata harus terus dilatih supaya lebih mahir," imbuhnya.Bagi orang awam, menembak titik target dengan jarak seratus meter tanpa dibekali lensa sangat sulit. Berbeda dengan anggota TNI AD, mereka harus bisa mengenai target berupa lingkaran berjarak seratus meter tanpa menggunakan bantuan lensa.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler