Selasa, 28 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua Panitia, Ahmad Fauzi mengatakan, SMK Japa berada di bawah naungan Yayasan Jamaah Pasrah. Ada tiga prinsip yang saat ini diusung Yayasan Japa, yaitu sosial, pendidikan dan ekonomi.

"Bidang sosial sudah dilakukan sejak 1999, sebelum berbadan hukum pada 2004. Kegiatan sosial pertama yang dilakukan adalah santunan anak yatim dan dhuafa," ujar Fauzi.

Beberapa waktu lalu, yayasan itu menyantuni anak yatim dan dhuafa yang tersebar di enam kecamatan di Pati dan Jepara. Di bidang pendidikan, Yayasan Japa mendidikan SMK yang secara khusus digratiskan untuk anak yatim piatu.

Saat ini, SMK Japa membuka tiga kelas untuk pembelajaran yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 410 juta. Targetnya, SMK Japa membangun tiga lantai dengan estimasi biaya Rp 1 miliar.

"Sudah ada 38 anak yang mendaftar. Kami siap melaksanakan pendidikan gratis untuk anak yatim piatu. Misinya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi anak-anak yatim piatu," tuturnya.Kepala Seksi SMK BPPMK Wilayah II Kabupaten Pati Agus Rumanto menambahkan, SMK Japa memiliki prospek pendidikan yang bagus. Pertama, ada lahan sawah yang bisa dikembangkan untuk olahraga dan pengembangan.Kedua, lokasi berada di perkampungan sehingga dinilai tenang dalam kegiatan belajar-mengajar. Ketiga, SMK Japa akan mengembangkan pondok pesantren yang sudah dipastikan sesuai dengan ruh Islam.Dia berharap, guru di SMK Japa dapat melakukan transformasi empat kompetensi guru, yakni kompetensi pedagogi, kepribadian, sosial dan profesional. Begitu juga dengan SMK Japa yang diharapkan bisa bekerja, melakukan pendidikan tinggi, dan menumbuhkan wirausaha.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler