Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mahasiswi jurusan seni Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini mengunjungi rumah produksi batik "Bumi Saridin" dan belajar membatik. Selain itu, Sisca mengunjungi kawasan wisata Bukit Pandang Ki Santamulya dan mengabadikannya di ponsel.

"Itu kan ngehits di Instagram. Terus saya coba tanya ke duta wisata yang rumahnya Kayen, ternyata benar. Saya sempat ke sana bersama teman, sebelum datang ke sini sendirian," ungkap Sisca, Jumat (26/5/2017).

Menurutnya, kawasan wisata bukit pandang merupakan aset bernilai Pati di bidang pariwisata yang layak mendapatkan perhatian bersama. Tempat itu dinilai menjadi oase segar bagi warga Pati yang haus akan traveling.

Sebab, warga Pati selama ini selalu pergi ke luar daerah untuk sekadar menikmati pemandangan alam, seperti Kota Jogja dan Gunungkidul. Padahal, Pati punya potensi alam yang layak disuguhkan kepada traveler.
"Bukit pandang ini saya lihat dikelola secara swadaya dengan cara yang sederhana. Namun, pengunjungnya luar biasa. Cukup sukses untuk ukuran pengembangan wisata yang baru dibuka empat bulan yang lalu. Potensi ini perlu dikembangkan," ucap duta wisata yang juga guru tari ini.Saat mengunjugi kawasan tersebut, Sisca sengaja datang seorang diri agar bisa menikmati pesona bukit Kendeng sepuasnya. Menurutnya, menjadi seorang backpacker tak harus berkunjung ke luar daerah.Justru, backpackeran di daerah sendiri dianggap lebih menarik. Terlebih, foto-foto hasil hunting bisa diupload ke medsos dan semua orang bisa menjadi "duta" untuk mempromosikan daerah kelahirannya.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler