Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mayat itu pertama kali ditemukan Bekti. Saat itu, dia membuka warung sekitar pukul 06.30 WIB. Namun, dia kaget setelah melihat ada seseorang tertidur di samping warungnya.

Saat dibangunkan, ternyata seseorang itu sudah meninggal dunia. "Saya langung menghubungi perangkat desa setempat supaya diteruskan ke Polsek Margoyoso," ujar Bekti.

Polisi yang mendapatkan informasi langsung datang untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil olah TKP dan visum, gelandangan tersebut berjenis kelamin perempuan, usia sekitar 60 tahun dan tinggi badan 150 cm.

Saat ditemukan, korban mengenakan baju warna biru dan kain jarik batik warna coklat dan tidak memakai alas kaki. Sementara catatan dari petugas medis Puskesmas Margoyoso dr Imam Zarkoni, mulut korban mengeluarkan muntahan bekas makanan dan meninggal dunia akibat jantung berhenti secara mendadak."Hasil visum menunjukkan tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Berhubung tidak membawa identitas pribadi, mayat kami serahkan pihak RSUD Soewondo Pati untuk dimakamkan," kata Kapolsek Margoyoso AKP Sugino.Dari keterangan sejumlah saksi, korban merupakan seorang gelandangan yang sudah tiga pekan tinggal di bawah pohon asam di pinggir Jalan Tayu-Juwana. Warga tidak mengenali korban, karena tiba-tiba muncul dan tinggal di kawasan jalan tersebut.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler