Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo mengatakan, razia kembang api berlafadz Alquran dilakukan atas perintah Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan terkait dengan maraknya peredaran kembang api jenis air mancur bermerek Mega Jumbo.

"Ini menindaklanjuti dari kasus ditemukannya lafadz ayat-ayat suci Alquran pada kembang api bermerek Mega Jumbo di Semarang. Ini jelas bertentangan dengan agama dan menyinggung suku agama ras dan antargolongan (SARA)," ujar Kompol Sundoyo, Sabtu (3/6/2017).

Sejauh ini, polisi menemukan sejumlah kembang api merek Mega Jumbo hasil dari razia. Salah satunya di Toko Maria Jalan MH Thamrin, Pati. Dalam razia tersebut, polisi menemukan dua buah kembang api bermerek Mega Jumbo.

Dua buah kembang api tersebut disita untuk dijadikan barang bukti sebagai antisipasi terjadinya isu SARA. Sementara razia di berbagai wilayah kecamatan belum ditemukan kembang api bermerek Mega Jumbo.Hingga Lebaran nanti, polisi akan terus melakukan razia kembang api merek Mega Jumbo dan berlafadz Alquran. Dia berharap tidak ada penjual yang memperdagangkan kembang api tersebut."Kami imbau kepada pedagang di Pati untuk tidak menjual kembang api atau petasan bermerek Mega Jumbo, termasuk kembang api dengan bahan dasar kertas bertuliskan Alquran. Razia akan terus kami tingkatkan dalam beberapa pekan ke depan," pungkas Kompol Sundoyo.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler