Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kerawanan pertama Kamseltibcarlantas yang meliputi kemacetan di sejumlah titik jalan, kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, serta kondisi pemudik sepeda motor.

Kedua, kerawanan gangguan kamtibmas yang meliputi tawuran antarkampung, pencurian rumah kosong, peredaran uang palsu, copet dan hipnotis, balap liar, begal, hingga pencurian sepeda motor.

Ketiga, kerawanan transportasi umum, terdiri dari masalah calo atau makelar tiket sehingga berpotensi membuat harga tiket melambung tinggi dan alat transportasi umum tidak laik jalan.

Keempat, kerawanan ketersediaan sembako dan BBM. Salah satu masalahnya, peredaran makanan kadaluarsa, distribusi sembako terhambat, dan ketersediaan BBM tidak tercukupi.

Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo mengatakan, kerawanan yang berpotensi menggangu kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan Lebaran itu sudah diantisipasi pihak kepolisian. Namun, dia mengimbau kepada masyarakat Pati untuk tetap waspada dengan sejumlah kerawanan yang ada.
"Kalau bepergian ke rumah saudara, pastikan rumah dalam kondisi terkunci rapat. Kalau perlu diberi gembok tambahan, koordinasikan dengan RT setempat untuk antisipasi pencurian. Kalau di jalan, pake helm, jangan ngebut dan patuhi rambu lalu lintas," imbau Kompol Sundoyo.Tahun lalu, tiga orang dinyatakan tewas dalam kecelakaan tepat di pertigaan rambu lalu lintas RSUD Soewondo pada malam takbir. Diduga, salah satu dari mereka tidak mematuhi rambu lalu lintas sehingga terjadi kecelakaan maut.Dia juga mengimbau kepada warga Pati untuk tidak mengedepankan emosi pada saat malam takbir atau mengikuti hiburan pascalebaran. Sebab, gesekan kecil yang disulut emosi dapat menyebabkan konflik horizontal seperti tawuran."Kita perkuat rasa persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI. Sesama saudara jangan saling bermusuhan. Lebaran ini kita harus ciptakan kondisi yang aman dan saling bermaafan," tandas Kompol Sundoyo.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler