Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Nelayan menuding kebakaran merupakan imbas dari kebijakan Menteri Susi yang melarang kapal  cantrang beroperasi. Akibatnya kapal tidak bisa melaut.

 

Berikut rekaman videonya:



Banyak masalah di daerah kami. Khususnya masalah di daerah Pati. Kapal banyak yang terbakar. Apalah Bu Susi mikir keadaan nelayan sekarang ini. Bayangkan berapa kerugian nelayan kami. Kebijakan Bu Susi melarang kapal tidak bisa melaut semua.
Apakah Bu Susi mikir? Ya Allah, Bu Susi. Bukalah mata hati Bu Susi sekarang. Inilah bukti kapal pada kebakaran, Bu Susi. Apakah Susi mikir? Ya Allah gusti. Bu Susi, lihat, bukalah mata hati akibat pelarangan, Bu Susi. Nelayan tidak bisa melaut.Seperti ini keadaan bila ada musibah satu kapal akan terbakar semua. Bayangkan. karena peraturan Bu Susi ini bayak yang terdampak. Makanya bisa gak bisa kerja semua ini. nelayan mau di kemanakan, Bu Susi.Inilah bukti rekaman kami, Bu Susi. Bu Susi yang tercinta. Tolonglah Permen Permen Bu Susi dicabut semua. Mulai kapal freezer, kapal cantrang, mulai perizinan yang sangat sulit saat ini, Bu Susi. Tidak memikirkan rakyat sama sekali. Banyak kerugian berapa kapal yang terbakar, Bu Susi. Inilah Bu Susi sebentar  lagi mau meremen (merembet), Bu Susi. Editor : Akrom Hazami

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler