Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selain diajarkan ilmu pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan jurusan masing-masing, semua siswa mendapatkan ilmu agama Islam. Salah satunya, ilmu tata bahasa Arab yang dikenal dengan nahwu shorof.

Uniknya, pelajaran nahwu shorof diampu seorang kiai dari Ngemplak, Margoyoso yang tetap mengenakan sarung di kelas. Dia adalah KH Ahmad Thoha Islamil, ketua yayasan yang ikut membidani lahirnya SMK Telkom AKN Marzuqi.

"Ilmu agama yang diajarkan di sini disebut takhasus.Siswa diajarkan bahasa Arab, tauhid, fikih, hafalan Juz Amma, Yasin, Tahlil sampai hafalan Alquran Juz 30 seperti madrasah pada umumnya," ujar Kiai Thoha.

Dengan adanya pelajaran takhasus, murid akan mendapatkan dua rapor, yaitu rapor umum dan takhasus. Rapor umum berupa penilaian murid seperti sekolah menengah kejuruan (SMK) pada umumnya, sedangkan rapor takhasus berupa penilaian ilmu-ilmu agama yang diajarkan.
SMK Telkom AKN Marzuqi sendiri memiliki tiga jurusan, yakni Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), dan Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Mereka disiapkan untuk bekerja di sejumlah perusahaan besar pascalulus.Sofia Nafika, misalnya. Santriwati yang juga siswa SMK Telkom AKN Marzuqi itu jauh-jauh belajar dari Ujungwatu, Jepara. Selain ingin belajar agama, Sofia ingin ditempatkan di perusahaan ternama setelah lulus."Banyak tetangga yang setelah lulus dari sini langsung ditempatkan ke perusahaan besar. Saya ingin ikut jejak mereka. Alih-alih bisa nyantri untuk belajar agama di sini, saya berharap bisa langsung kerja setelah lulus," tandas Sofia.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler