Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Maling gagal mengangkut barang. Penyebabnya, maling diduga mengalami kebingungan saat hendak mengambil barang di dalam rumah.

Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo mengatakan, maling menuju brankas yang berada di kamar bagian barat. Brankas tersebut berisi perhiasan, sertifikat tanah, dan uang tunai.

Hanya saja, maling yang diduga berjumlah lebih dari satu orang tidak bisa membuka brankas tersebut. Panik tidak bisa membuka brankas, maling yang sempat membawa brankas ke ruang tengah sehingga langsung kabur.

Padahal, ada sejumlah barang berharga di ruang tengah seperti laptop dan sepeda motor. Diduga panik dan konsentrasi pada brankas, maling pun kabur.
Tasiman membenarkan adanya upaya pencurian di rumahnya. "Pelaku masuk lewat pintu depan, karena waktu itu lupa mengunci," ucap Tasiman.Petugas kepolisian yang mendapatkan informasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menduga, komplotan pencuri sudah mengetahui kondisi rumah Tasiman.Pasalnya, maling tertuju pada brankas penyimpanan harta benda milik Mantan Bupati Pati tersebut. Beruntung, aksi maling gagal sehingga Tasiman mengaku cukup lega.Editor : Kholistiono

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler