Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MuriaNewsCom, Pati - Seorang petani asal Dukuh Kerep Kulon, Desa Tamansari, Tlogowungu, Sudarwi (60) ditemukan meninggal dunia dalam keadaan terpanggang di lahan tebu miliknya di Desa Semirejo, Gembong, Minggu (30/7/2017).

Kapolsek Gembong AKP Giyanto mengungkapkan, korban bersama dua orang kulinya saat itu membakar daun tebu kering yang sudah ditebang. Sekitar pukul 11.30 WIB, dua orang kulinya mengajaknya pulang.

Namun, korban menolak karena masih ada beberapa bagian daun tebu kering yang belum terbakar. Kedua kulinya pun memutuskan untuk pulang, sedangkan korban masih melanjutkan aktivitasnya.

"Diduga korban jatuh pingsan karena terlalu banyak menghirup asap hasil pembakaran daun tebu kering. Asap mengakibatkan korban mengalami sesak napas, jatuh dan tidak sadarkan diri," ucap AKP Giyanto, Senin (31/7/2017).

Saat tidak sadarkan diri, tubuh korban terbakar api yang menjalar. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian dalam keadaan mengenaskan. Sekujur tubuhnya kaku akibat terpanggang.Petugas medis yang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) menyimpulkan tidak ada tanda-tanda penganiayaan dalam tubuh korban. Hasil visum menunjukkan, korban meninggal dunia murni karena terbakar api.Giyanto mengimbau kepada para petani untuk berhati-hati saat membakar daun tebu kering dan tidak lupa untuk selalu bersama teman. Dengan demikian, bila ada salah satu yang pingsan akibat terlalu banyak menghirup asap bila diselamatkan.Editor : Akrom Hazam

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler