Soal Rekrutmen Perangkat Desa di Pati, Nimerodi Gulo : Siapa Bayar Besar Dapat Bocoran Soal
Lismanto
Minggu, 20 Agustus 2017 09:00:06
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Menurutnya, fenomena pengisian perangkat desa di sejumlah desa di Pati membuktikan bila KKN di tingkat desa cukup parah. Dalam satu kasus, panitia kerap terlibat aksi kolusi dan nepotisme.
Dia memberikan contoh dari sejumlah kasus yang ditangani, panitia menjalin kerja sama dengan kepala desa atau camat untuk menyetting siapa yang akan menjadi perangkat desa. Sementara persyaratan dan tes hanya menjadi sarana formalitas belaka.
"Yang buat soal kan camat. Jadi siapa yang berani bayar besar, dia dikasih bocoran soal sebelum pelaksanaan. Maka jangan heran kalau ada peserta sarjana yang lulus cumlaude, nilainya kalah dengan yang tidak sekolah," kata Gulo.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



